Windows 7

w7kabarnya  Microsoft telah merampungkan versi final dari sistem operasi teranyarnya, Windows 7. Windows 7 telah dirilis ke manufaktur komputer, sebelum dijual secara bebas di pasaran.

“Microsoft  mengumumkan Windows 7 dan Windows Server 2008 R2 telah dirilis ke manufaktur (Release To Manufacturing/ RTM). Mitra OEM siap melengkapi PC dengan Windows 7, mitra pengembang software siap menguji aplikasi Windows, dan mitra pengembang hardware siap dengan perangkat keras baru,” ujar rilis Microsoft yang diterima VIVAnews, Jumat 24 Juli 2009.

Menurut Microsoft, pengguna korporasi yang mengikuti program Software Assurance dapat mulai mengunduh Windows 7 mulai 7 Agustus 2009. Sedangkan untuk para pelanggan korporasi yang tidak memiliki program Software Assurance, dapat membeli Windows 7 khusus untuk edisi korporasi, sejak 1 September 2009. Bagi pengguna umum, Windows 7 akan tersedia secara ritel dan terinstal di komputer PC baru sejak 22 Oktober 2009.

Windows 7 adalah sistem operasi teranyar pengganti Windows Vista, yang kurang sukses di pasar. Ia disebut-sebut sebagai sistem operasi yang lebih user-centric, dengan berbagai penyempurnaan fitur dari pendahulunya.

Ia mendukung antarmuka sentuhan jari, fitur pengenal tulisan tangan (handwriting recognition), mendukung virtual hard disk, menyokong kinerja prosesor multi inti, serta menawarkan kemajuan-kemajuan di wilayah booting, DirectAccess, serta kernelnya.

Windows 7 dapat dijalankan pada komputer berspesifikasi minimum prosesor 1 GHz, memori 1GB (untuk 32 bit) – 2GB (untuk 64 bit), kartu grafis bermemori 128 MB, serta kapasitas hard disk lowong sebesar 16 GB (32 bit) atau 20 GB (64 bit).

Pada proses pengembangannya, Microsoft menempuh cara yang berbeda dengan sistem sebelumnya. Sejak masih dalam versi Beta dan RC (Release Candidate) , Microsoft Indonesia telah menyebarkan sekitar 50 ribu DVD Windows 7 untuk pengguna di Indonesia, di luar dari pengguna yang mengunduhnya sendiri secara langsung dari situs Microsoft.

Dari situ Microsoft mendapat banyak respon dan umpan balik yang digunakan untuk pengembangan ke versi final (versi RTM). “Dari beberapa pelanggan korporasi di Indonesia, kami juga mendapatkan umpan balik yang sangat positif terhadap Windows 7,” kata Lukman Susetio, Windows Client Product Manager Microsoft Indonesia.

Namun, menjelang kemunculannya, Windows 7 juga sudah menemui gejala-gejala yang bakal menghalangi mulusnya adopsi di tengah masyarakat. Sebuah survei yang diadakan oleh Scriptlogic tengah bulan ini, mengatakan bahwa 60 persen dari 20 ribu responden survei di kalangan administrator TI perusahaan, mengaku tidak berniat untuk mengadopsi sistem operasi baru Microsoft ini.

Cuma sekitar sepertiga responden yang berencana untuk mengadopsi sistem operasi ini di akhir 2010. Lebih sedikit lagi, cuma sekitar 5 persen yang ingin segera beralih ke Windows 7 di tahun ini. Hal ini disebabkan oleh krisis ekonomi yang terjadi serta alasan kompatibilitas.

Seperti halnya kemunculan Vista dengan Windows server 2008, kehadiran Windows 7 juga bakal didampingi dengan Windows Server 2008 R2 (rilis kedua), yang dirancang untuk saling berkolaborasi Fitur-fitur terbaru keduanya diklaim mampu menghadirkan peningkatan efisiensi dan produktivitas.

Misalnya, teknologi Direct Access  yang membantu pengguna untuk mengakses network korporat tanpa menggunakan VPN , akan membantu pengguna yang mobile dan mempermudah para IT Administator. Fitur lain adalah Branch Cache, yang akan mengoptimalisasikan penggunaan bandwidth di kantor cabang saat mengakses data di kantor pusat.

FITUR W7

Banyak yang sudah tidak sabar menunggu keluarnya Windows 7 (W7), penerus Windows Vista. Tidak seperti biasanya, Microsoft banyak merahasiakan fitur-fitur baru W7, tetapi semiua kerahasiaan ini telah berakhir, Microsoft memberikan banyak pengembang bocoran-bocoran tentang W7 di PDC. Tehcnologizer yang berkesempatan mencoba W7 mengatakan bahwa kelihatannya OS ini… benar-benar cukup prospektif!

Pertama, Anda harus tahu bahwa W7 tidak akan memiliki perubahan drastis dari segi arsitektur perangkat lunak seperti Vista dari XP — Microsoft sendiri sudah berjanji bahwa pengguna yang meakukan upgrade dari Vista tidak akan menemui masalah kompatibilitas. Karena W7 tidak banyak berubah di belakang layar, Microsoft dapat memfokuskan pengembangan pada pengalaman pemakaian OS itu sendiri dan bukan pada berbagai aspek teknis lain seperti keamanan dan stabilitas.

Sebagian besar perubahan yang dikemas W7 berusaha untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan pengguna, dan di bawah ini adalah beberapa dari fitur-fitur baru W7 yang sudah terlihat di demonstrasi PDC Microsoft.

1. Taskbar

Mendapat perubahan terbesar sejak pertama kali debut di Windows 95. Windows 7 sudah tidak akan lagi menampilkan ikon aplikasi kecil lengkap dengan nama aplikasi melainkan hanya ikon berukuran besar mirip dengan Mac OS X. Daftar jendela yang ditampilkan saat menempatkan tetikus di atas ikon aplikasi juga diganti dengan user interface (UI) “ribbon” yang menampilkan thumbnail jendela yang terbuka secara menyamping.

Alat-alat lain yang terhubung ke komputer seperti kamera juga akan muncul di taskbar bersama jendela aplikasi. Secara keseluruhan fitur ini membuat Windows 7 tampil menarik.

2. System Tray

Secara resmi dinamakan sebagai “Notification Area,” Microsoft akhirnya memungkinkan pengguna alat-alat untuk menata area desktop yang sering berantakan ini. Pengguna dapat memiliki ikon apa saja yang ditampilkan di System Tray, mengubah posisi ikon dan apakah mereka diperbolehkan menarik perhatian pengguna dengan notifikasi.

3. Jump List

Menu jump list akan muncul di Start Menu atau saat pengguna melakukan klik di salah satu aplikasi Taskbar, memberikan beberapa pilihan pada pengguna untuk melakukan berbagai aksi yang didukung aplikasi. Gambar di bawah ini memperlihatkan jump list Windows Media Player (WMP) yang memberikan opsi pada pengguna untuk memutar lagu, melihat lagu-lagu terakhir yang diputar dan banyak lagi.

4. User Account Control (UAC) yang Lebih Baik

UAC merupakan salah satu fitur yang paling dibenci pengguna Windows Vista. Kini selain pilihan “On” dan “Off,” pengguna dapat memilih agar UAC hanya muncul saat instalasi aplikasi atau saat sebuah aplikasi mengubah konfigurasi Windows saja. Belum diketahui apakah perubahan ini cukup untuk menjadikan UAC dari musuh menjadi teman, tetapi perubahan ini setidaknya akan menjadikan UAC Windows lebih ramah.

5. Kinerja

Microsoft mengatakan bahwa mereka banyak melakukan perubahan untuk meningkatkan kinerja dan stabilitas Windows 7 seperti mengurangi waktu boot dengan mengaktifkan beberapa aplikasi secara parallel, metode manajemen memori baru dan banyak lagi. Saat ini masih terlalu dini untuk membicarakan kinerja, kita harus menunggu datangnya versi yang sudah hampir rampung untuk mendapatkan benchmark yang berarti, tetapi menurut Technologizer, Windows 7 terasa sangat cepat dioperasikan di laptop Dell yang dipinjamkan Microsoft — dan bersih dari bloatware.

6. Device Stage

Fitur baru ini mengumpulkan semua hal yang berhubungan dengan peripheral di satu tempat untuk memudahkan pengguna seperti konfigurasi, fitur, dokumentasi bahkan layanan pembelian tinta printer dan lain-lain.

7. Libraries

Apabila Anda sudah mengenal konsep library untuk lagu seperti yang dimiliki iTunes, konsep library di Windows 7 juga tidak akan asing bagi Anda. Fitur ini mengumpulkan semua file dalam PC Anda berdasarkan tipe ke dalam library masing-masing untuk memudahkan manajemen media. Sebagai contoh, semua foto dari semua PC dan jaringan akan dikumpulkan di sebuah library foto yang dapat diakses di satu tempat seperti gambar di bawah ini.

8. HomeGroups

Windows 7 memperkenalkan fitur jaringan baru bernama HomeGroups yang bertujuan untuk memudahkan beberapa komputer satu jaringan untuk saling berbagi file dan peripheral — seolah-olah semua itu terletak pada satu PC yang sama. Walaupun fitur-fitur Windows Networking sejak dulu selalu bertujuan sama, pada kenyataannya konfigurasi untuk menggunakan printer jaringan masih tetap terlalu sulit untuk sebagian besar pengguna.

9. “Peeking” (Mengintip)

Fitur peeking pada Windows 7 memudahkan pengguna untuk dengan cepat membaca konten dalam satu jendela tanpa perlu berinteraksi dengan jendela tersebut. Menempatkan tetikus di atas thumbnail jendela di Task Bar akan mengubah semua jendela yang terbuka menjadi transparan kecuali jendela yang dipilih. Selain dapat “mengintip” jendela aplikasi tertentu pengguna juga dapat mengintip desktop Windows.

10. Sidebar Tidak Lagi Digunakan

Jika dibandingkan dengan widget Mac OS X yang dapat ditempatkan di desktop, perbedaan paling mencolok dari gadget Microsoft adalah peletakannya pada sidebar di sebelah kanan layar. Di W7, sidebar tersebut dihilangkan karena dianggap terlalu banyak menggunakan tempat yang ada dan gadget kini dapat diletakkan langsung di desktop. Walaupun hal ini juga sebenarnya dapat dilakukan di Vista.

11. Kompatibilitas iTunes

WMP kini mendukung dua format media favorit Apple: AAC untuk audio dan H.264 untuk video. WMP ini juga dapat menemukan library iTunes yang ada pada jaringan dan memutar isinya. Fairplay DRM Apple tidak didukung, tetapi entah kenapa memutar sebuah video podcast yang beresolusi lumayan terlihat buruk di WMP.

12. WMP Minimalis

Ketika Anda melakukan klik kanan pada sebuah file media di Windows Explorer dan menggunakan WMP untuk memutarnya, WMP akan muncul dalam mode minimalis yang tidak mendominasi desktop Anda. Anda juga bisa memutar media pada preview pane Windows Explorer tanpa perlu meluncurkan WMP sama sekali.

13. Streaming Multimedia

W7 menambahkan fitur pengiriman file media dari PC ke berbagai alat yang mendukung streaming seperti sistem musik Sonos melalui jaringan. Microsoft mengatakan bahwa W7 akan mengubah file ke dalam format sehingga dapat diputar oleh pemutar media Anda. Hal ini juga berarti Microsoft sudah selangkah lagi mendekati cita-cita Bill Gates menjadikan Windows pusat media di rumah. Versi Media Center dari Windows 7 juga mendapatkan upgrade besar.

14. Pengaturan Jendela Otomatis

Geser jendela mendekat tepi kanan atau kiri maka jendela tersebut akan langsung berubah ukuran menjadi setengah layar. Hal ini ditujukan untuk memudahkan Anda menyusun dua jendela secara berdampingan (seperti browser atau dokumen Word) agar Anda dapat dengan mudah bekerja pada kedua jendela sekaligus.

15. Mencari Semua Tempat Sekaligus

Fitur W7 bernama “Search Federation” memungkinkan Anda untuk mengikutkan berbagai komputer, media penyimpanan jaringan dan situs ke dalam pencarian Windows 7.

16. Tema

Microsoft sudah sangat lama sekali tidak mengantarkan perubahan besar pada fitur kustomisasi tema di Windows. Di W7 Microsoft menyediakan sebuah pemilih tema baru yang lebih baik dengan fitur preview dalam ukuran asli dan memungkinkan Anda untuk menyimpan tema kustom hanya dengan dengan beberapa klik. Microsoft juga berencana untuk mengganti namanya dari Themes menjadi Styles.

17. Windows Live

Secara resmi Microsoft memiliki mengemas sedikit sekali aplikasi pada W7, tidak seperti Vista. Aplikasi Photo Gallery, Movie Maker dan email telah dijadikan unduhan gratis yang disebut Windows Live Esentials, walaupun Microsoft tetap berharap berbagai vendor PC tetap akan mengemas Windows Live Essentials ke dalam komputer yang mereka jual.

18. Paint Baru

Windows Paint yang sudah banyak terlupakan mendapatkan upgrade besar, kini tampil dengan UI ribbon dari Office 2007 yang sekarang telah menjadi standar di berbagai aplikasi Microsoft. Walaupun masih banyak yang menganggap Paint.net sebagai alternatif pengganti Paint yang lebih baik.

19. Fitur Layar Sentuh

Windows 7 adalah versi Windows pertama yang mendukung multi-touch yang memungkinkan Anda mengendalikan OS ini dengan kedua tangan. Masih banyak yang ragu apakah multi-touch akan merevolusi dunia PC sebagaimana ia merevolusi dunia ponsel. Saat ini hampir tidak ada PC yang beredar di pasar yang mendukung fitur layar sentuh selain TouchSmart dari HP dan Latitude XT dari Dell. (via Technologizer)

JALAN DI PENTIUM II

Sistem operasi terbaru umumnya membutuhkan spesifikasi komputer yang lebih bertenaga. Tetapi, seorang pengguna ekstrim yang gemar mengutak-atik mencoba menjalankan sistem operasi terbaru buatan Microsoft yakni Windows 7 pada komputer paling lawas yang ia punya, Pentium II 266MHz.

Pengguna yang memakai nick “hackerman1” berhasil menginstalasikan Windows 7 di komputer tersebut. Sistem operasi dapat bekerja dengan baik pada komputer dengan memori sebesar 96MB serta kartu grafis dengan memori video 4MB.

Seperti VIVAnews kutip dari postingnya di forum thewindowsclub.com 25 Juni 2009, ia tidak puas sampai di situ. Ia terus menguji coba sampai serendah apa spesifikasi yang bisa menjalankan Windows 7. Sebelumnya, ia mencoba Windows 7 di komputer tersebut dengan RAM 128MB, karena berhasil, ia kurangi menjadi 96MB dan masih sukses. Kemudian ia mengurangi sebagian RAM-nya menjadi 64MB. Di sini sistem operasi enggan bekerja dan memunculkan pesan error “insufficient memory” lalu restart otomatis.

Rencananya, ia akan coba jalankan Windows 7 di komputer lawasnya yang lain yakni Pentium klasik berkecepatan 166MHz dan VGA 1MB. Sayangnya ia belum menemukan power supply yang dapat digunakan untuk mengujinya.

Meski hackerman1 tidak menyebutkan berapa lama waktu yang ia butuhkan untuk menginstalasikan atau menunggu komputer menyelesaikan proses boot, member forum lain yang juga coba memasang Windows 7 di komputer Pentium III perlu waktu 17 jam nonstop untuk menyelesaikan proses instalasi. Waktu untuk boot sendiri sekitar 17 menit saja.

BLOG WINDOWS 7

Sejauh ini Microsoft masih belum banyak bicara tentang Windows 7. Hampir semua yang kita ketahui tentang operating system (OS) penerus Vista ini dibocorkan Microsoft secara perlahan hanya kepada institusi-institusi tertentu, dan itupun hanya sedikit. Bahkan beberapa mitra Microsoft mengeluh bahwa Microsoft tidak cukup terbuka dan mereka benar-benar membutuhkan detil Windows 7 untuk merencanakan produk mereka.

Kerahasiaan ini tampaknya berubah sedikit demi sedikit: Microsoft telah meluncurkan blog bernama “Engineering Windows 7” (E7) di http://blogs.msdn.com/e7/.

Anggota-anggota lain dari tim Windows 7 akan turut berpartisipasi dan berdiskusi di E7 yang memiliki dua penulis utama:

  • Steven Sinofsky — bertanggung jawab atas Windows dan Windows Live Engineering Group
  • Jon DeVaan — pemimpin divisi Windows Core Operating System

Saat ini E7 baru memiliki dua artikel. Artikel pertama mendiskusikan syarat pemakaian E7 sedangkan yang satu lagi mengucapkan selamat datang ke para pengunjung (para pecinta Windows), sekaligus memberi keterangan tentang mengapa Microsoft masih belum banyak mendiskusikan Windows 7. Sinofsky mengatakan bahwa mereka “telah belajar tentang komunikasi publik dan bagaimana kami semua terkadang membicarakan fitur-fitur sebelum mengerti penuh tentang fitur-fitur tersebut.” Dengan kata lain, mereka berusaha untuk tidak menjanjikan terlalu banyak fitur yang mungkin tidak dapat mereka tepati.

E7 tampaknya tidak akan menjadi blog marketing resmi Windows 7 yang akan dibawahi oleh divisi public relations Microsoft, akan tetapi lebih ditujukan kepada pengunjung teknis. (via ArsTechnica)

DAFTAR PUSTAKA

http://teknologi.vivanews.com

http://udaramaya.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: